ADAB SAFAR

DALAM ISLAM

Adab Bepergian (Safar) dalam Islam

 

  1. Persiapan
  2. Sholat sunnah safar dua rakat
  3. Berpamitan
  4. Membaca doa saat keluar rumah
  5. Bersyukur saat sampai tujuan dengan mengucap hamdalah dan membaca doa

 

Doa Sampai di Tujuan

 

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

 

“Aku berlindung dengan segala

firman-firman Allah yang sempurna

dari gangguan makhluk.”

 

Tata Cara Sholat Jamak Bagi Musafir

 

  • Menggabungkan dua sholat dalam salah satu waktu baik diakhirkan atau dikedepankan. Misalnya, sholat zhuhur dan ashar di jamak (digabung) dikerjakan pada waktu zhuhur, atau pada waktu ashar, keduanya boleh.
  • Hendaklah adzan untuk satu kali sholat dan iqamah pada setiap sholat.

 

Sholat yang boleh dijamak

- Sholat zhuhur dengan ashar

- Sholat maghrib dengan isya

 

Sholat yang tidak boleh dijamak

- Sholat subuh

- Sholat ashar dengan maghrib

 

Mudik tidak Puasa, Bolehkah?

 

  • Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya Allah swt meringankan setengah sholat untuk musafir dan meringankan puasa bagi musafir, wanita hamil, dan menyusui.” (HR An Nasai)
  • Meski berbuka puasadibolehkan, namun jika mampu menyelesaikan puasa, itu lebih utama.

 

Syarat Keringanan Musafir

tidak Puasa

 

  • Apabila jarak atau lamanya perjalanan itu mencapai 85 kilometer.
  • Seseorang tidak dianggap sebagai seorang musafir kecuali dia melampaui daerah berpenghuni dari lokasi dia tinggal.